Selasa, 05 Agustus 2014

Standar Pelayanan Publik PEMDA

Standar Pelayanan Publik PEMDA
Berdasarkan ISO 9001/IWA-4
Karya: Agus Fanar Syukri, Ph.D. 
Ukuran Buku: 12 x  19,5 cm
Tebal: xxii + 86 Halaman
Harga: Rp 20.000,-


Buku Standar Pelayanan Publik Pemda ini me­ru­pakan salah satu upaya untuk meng­­angkat ha­sil pe­­nelitian lebih tersebar se­bagai salah satu ba­gian da­ri proses so­si­al­isasi sebuah ilmu pengetahuan.
Saya sangat mengapresiasi karya Gus Fan (pang­gilan untuk Agus Fanar Syukri, Ph.D. sebagai rekan yu­nior saya) ini sebagai usaha mengisi ranah pe­ne­rap­an manajemen mutu di sektor Pemerintahan Dae­rah dari hasil studi yang dilakukannya.
Suatu kebetulan juga Juni 2009 baru saja di­te­tap­kan UU Pelayanan Publik, semoga booklet ini da­pat dimanfaatkan oleh Pemda sebagai pedoman da­lam implementasi UU tersebut.
Semoga langkah pertama ini dilanjutkan dengan kar­ya-karya lainnya. ”A journey of a thousand miles be­gins with one step”.  Selamat untuk Gus Fan se­mo­ga ulang tahun ke-40 ini memang merupakan mi­lestone yang sangat berarti untuk kehidupan di ma­sa mendatang! Aamiin.
— Dr. Ir. Fatimah Zulfah S. Padmadinata DEA (Peneliti Senior di P2SMTP-LIPI di Bidang Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian)


Pemerintah umumnya, dan pemerintah daerah khu­susnya, berupaya atau bahkan cenderung untuk ber­tanggungjawab terhadap kesejahteraan rak­yat­nya. Mengapa? Karena pemerintah ini telah diberi ama­nah oleh rakyatnya agar mengelola negeri ini, atau dalam kasus pemda, mengelola daerahnya da­lam rangka menuju masa depan Indonesia se­ba­gai­mana yang dicita-citakan ... (baca selengkapnya, ya­itu adil dan makmur).
Dengan menerapkan ISO/IWA 4, pemda dipandu un­tuk menyejahterakan rakyatnya tanpa melupakan un­tuk memperkuat jati dirinya dan memampukan di­rinya dalam memberikan pelayanan publik. Ter­ka­dang, kata ”publik” dalam”pelayanan publik”  agak tum­pul sebagaimana kata”iptek”  dalam ”ilmu pe­nge­tahuan dan teknologi”, lebih baik diganti saja men­jadi pelayanan  kepada rakyat atau pelayanan ke­pada warga.
Mudah-mudahan buku kecil tentang ini yang di­tu­lis Pak Agus ini bisa memicu atau mengingatkan pem­da kita untuk melayani rakyat dengan mutu yang terbaik!
— Drs. Sugiono (Ahli Peneliti Utama di P2SMTP-LIPI di bidang Sistem Manajemen Mutu)


Selama 64 tahun Indonesia merdeka, kualitas pe­layanan publik masih jauh dari harapan. Padahal, ci­ta-cita dasar ketika NKRI didirikan adalah ba­gai­ma­na mendudukkan rakyat pada posisi terhormat me­lalui penyediaan pelayanan prima.
Salah satu penyebab dari kondisi tersebut adalah ti­adanya standar mutu pelayanan yang berbobot dan si­kap mental aparat­ yang kurang menghayati esensi pe­layanan publik.
Buku yang ditulis oleh rekan Fanar ini saya ni­lai sangat positif untuk me-leverage transformasi pe­layanan publik pada level operasional. Background aka­demik dalam bidang sistem manajemen informasi yang penulis peroleh di Jepang, jelas memberikan ni­lai tambah dalam konteks penguatan standar pe­la­yanan publik di tanah air tercinta ini.
— Tri Widodo W. Utomo, Ph.D (Peneliti Madya bidang Administrasi Negara, Pengajar Hukum Konstitusi pada Program Pascasarjana  Ilmu Hukum Universitas Widyagama Samarinda)




Standar Pelayanan Publik (SPP) merupakan ke­bu­tuhan yang sangat penting dan bermanfaat untuk se­luruh tingkatan organisasi pemda dalam mem­be­ri­kan jaminan kepastian mutu pelayanan kepada ma­sya­rakat. Melalui SPP ini, kinerja organisasi Pemda da­­pat diukur secara transparan, objektif, dan akun­ta­bel sesuai dengan indikator-indikator keberhasilan­nya yang ditetapkan dalam sasaran mutu organisasi pem­da tersebut secara periodik.
Hal ini semakin penting ketika dihadapkan de­ng­­an tuntutan peningkatan daya saing lokal yang ter­­aku­mulasi ke dalam daya saing nasional untuk meng­ha­dapi persaingan pasar bebas, yang berarti harus in-li­ne juga dengan standar internasional di bidang sis­tem manajemen mutu (SMM).
Agus Fanar Syukri, Ph.D. sangat tanggap ter­ha­dap se­mua kebutuhan dan kebermanfaatan SPP, se­hing­ga ia bagikan hasil pemikiran dan penelitiannya di bi­dang SMM dengan fokus pada SPP melalui pen­de­katan IWA-4, sebagaimana dikemas dalam buku ini.
Siapa dan dalam posisi apapun Anda, saya re­ko­men­dasikan untuk mengambil nilai-nilai penting dari buku ini.
— M. Tomtom Makmur, SAP (Anggota Dewan Riset Daerah Propinsi Banten Komisi Hukum, Politik dan Pemerintahan)


”… organ pelayanan publik itu tidak pernah di-reform, sehingga kualitas pelayanan publik jauh dari ha­rapan warga, baik sisi kualitas maupun kuantitas. Or­gan pelayanan publik mencakup sumber daya ma­nu­sia, lembaga yang memberikan pelayanan, dan pro­ses tata laksana pelayanan itu sendiri.”
— Prof.Dr. Eko Prasojo (Peneliti Reformasi Birokrasi, UI; Direktur The Jakarta Institute)


”Guna meningkatkan pelayanan publik, telah di­un­dang­kan Undang-Undang Pelayanan Publik nomor 25/2009. Pemerintah akan memberi sanksi bagi penyelenggara pelayanan publik yang tidak me­me­nuhi standar.”
— Ir. Cerdas Kaban (Deputi Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, di AMTeQ-2009, Tangerang Ekspres 29 Juli 2009)


”Kinerja Pelayanan Publik dapat ditingkatkan dengan meng­aplikasikan Total Quality Management ber­lan­das­kan Good Governance.”
— Drs.H. Dadang Solihin, MA (Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah, Bappenas)


Sosialisme Religius

Sosialisme Religius: Suatu Jalan  Keempat?, 
Prolog: Mohammad Hatta (alm.)
Editor: Sejarah Homoseksualitas
Harga: Rp 32.500,-



Daftar Isi
Sekapur Sirih dari Penerbit ~ v
Pengantar Editor: “Sosialisme Religius”: Mendayung Di Antara Sosialisme dan Kapitalisme, Sebuah Penjelajahan Meretas “Jalan Keempat” - Muhidin M. Dahlan ~ vii

Daftar Isi ~ xxxi

Prolog:Krisis Dunia dan Nasib Rakyat Indonesia Mohammad Hatta ~ 3
Catatan Akhir ~ 13

Bagian Pertama:
Sosialisme di Panggung Ideologi Dunia
1. Adakah Secercah Pijar bagi Sosialisme? - Budi Irawanto ~ 19
2. Meretas Langkah Sosialisme Demokrasi - Imam Yudhotomo ~ 27
    Sosialisme/Sosial Demokrasi ~ 28
    Meretas Langkah ~ 30
    Sosialisme di Panggung Ideologi Dunia ~ 31
    Gerakan Sosialis di Indonesia ~ 33
3. Sosial Demokrasi Kerakyatan: Jalan Menuju Revolusi Sejati - M. Ihsan Abdullah ~ 35
Kegagalan Kapitalisme ~ 36
Kegagalan Komunisme ~ 38
Kegagalan Sosdem Eropa Barat ~ 40
Sebuah Sintesa Perlawanan Rakyat ~ 41
Daftar Pustaka ~ 43
4. Menyusuri Paradigma Alternatif Pasca Kapitalisme: Menimbang Tradisi Kiri - Bonnie Setiawan ~ 45

Marx, Marxisme, Komunisme ~ 46

Kapitalisme, Neo-Liberalisme ~ 50

Tradisi Kiri dan Kaum Radikal ~ 53

Nilai-nilai Alternatif  ~ 57

Penutup ~ 59

Catatan Akhir ~ 60

5. Teologi Agraria: Etika dan Politik Bagi Jalan  Keadilan Agraria - Dadang Juliantara ~ 57
    Kemiskinan dan Ketimpangan Sosial: Akibat dan Sebab-sebab ~ 63
    Ketidakadilan, “Pembangunan”, dan Struktur Agraria ~ 63
    Siasat Penguasa Mempertahankan Kuasa ~ 71
    Perlawanan Rakyat dan Konflik ~ 72
    Pembaruan Agraria: Dasar Politik dan Nilai ~ 77
    Pembaruan Dua Sisi ~ 82
    Politik Agraria Baru ~ 83
    Catatan Akhir ~ 84

 

Bagian Kedua:
Melacak Jejak Sosialisme Religius
1. Ideologi dan Pseudo-Ideologi - Muhammad Romzy ~ 93

     Ideologi dalam Definisi dan Praktek ~ 94

     Kriteria Kebenaran sebuah Ideologi ~ 96

    Penutup ~ 99

2. Koherensi Sosialisme dengan Agama -  Hajriyanto Y. Thohari ~ 101

    Revisionisme ~ 102

    Di Kalangan Islam ~ 103

    Sekadar Romantisme ~ 105

3. Lanskap Sosialisme Religius dalam Pusaran Sejarah Indonesia - Jarot Doso Purwanto ~ 101

Catatan Akhir ~ 119

4. Gerakan Sosio-Religius Yesus dari Nazareth, Suatu Penghampiran Sosiologis -   Suhendra ~ 123

    Kekeliruan Analisis Sosiologis Gerakan Sosial Yesus ~ 127

    Gambaran Masyarakat Umum, Struktur Sosial,dan Konflik-konflik Mendasar Zaman Yesus di Palestina ~ 133

    Gerakan Yesus di Wilayah Yahudi Palestina ~ 139

    Catatan Akhir ~ 145

 

Bagian Ketiga:

Sosialisme Religius, Belajar dari Tokoh-tokoh

1. Sosialisme Religius Imam ‘Ali Karamallahu Wajhahu: Sebuah Tafsir Nilai-nilai Sosialisme dalam Kitab Nahjul Balaghah - Ali Rizkatillah Audah ~ 153
     Sosialisme Sekular: Berdasarkan materialisme (a Non Genesis Theory) ~ 154
     Sosialisme Religius: Berdasarkan Spiritualitas Ilahiah  (a Genesis Theory) ~ 156
     Sosialisme Religiusdalam Kitab Nahjul Balaghah ~ 159
     Catatan Akhir ~ 163
2. Merancang Ideologi Gerakan Islam Progresif-Transformatif: Mempertimbangkan Islam Kiri Hassan Hanafi - Muhammad Mustafied ~ 167
     Konsep Ideologis ~ 170
     Sejarah Sosial Hanafi dan Kontradiksi Sosialnya ~ 173
     Struktur Kiri Islam ~ 177
     Catatan Simpul ~ 182
     Daftar Pustaka ~ 184
3. Teologi Pembebasan: Dari Membela Tuhan Menuju Membela Manusia, Sekilas Gagasan Ali Asghar Engineer - Islah Gusmian ~ 187
        Sumber Nalar Pembebasan dalam Islam ~ 190
        Kritik Paradigmatik atas Teologi Islam Klasik ~ 192
        Menggeser Paradigma Teologi Klasik ~ 195
        Paradigma ‘Locus
        Theologicus’ Teologi Pembebasan ~ 196
        Catatan Akhir ~ 202
4. Tugas Rausyanfikr untuk Aksi Perubahan Sosial, Sebuah Risalah Pemikiran Ali Syari’ati - Kiki Fardiansyah Wijaya ~ 207
        Sketsa Pemikiran Ali Syari’ati ~ 209
        Dialektika Sosiologis,
        Peran Intelektual, dan Perubahan Sosial ~ 215
        Kritik Syari’ati atas Marxisme ~ 220
        Penutup ~ 222
        Catatan Akhir ~ 223
4. “The Third Universal Theory”: Gugatan atas Tiga Diktum Demokrasi, Sekelumit Pemikiran Muammar Al Qathafi - Muhidin M. Dahlan ~ 225
        Tiga Diktum Problem Demokrasi ~ 238

        Ajakan untuk Refleksi ~ 231

Sejarah Homoseksualitas

Sejarah Homoseksualitas: Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang
Karya: Colin Spencer
Ukuran Buku: 15,5 x 24 cm
Tebal: xiv + 497 Halaman
Harga: Rp 70.000,-

Homoseksualitas adalah sebuah istilah yang baru digunakan mulai tahun 1890. Sejak Zaman Pertengahan (yang dianggap praktik biasa saat itu, bahkan menjadi sesuatu yang cukup disukai), dari Zaman Romawi Kuno hingga masa kita sekarang beserta konsekuensinya yaitu AIDS, ternyata sejarah homoseksualitas menjadi sejarah dengan interpretasi kultural menyangkut erotisme manusia sepanjang zaman dan peradaban. Periode-periode re­presinya yang ekstrim dilanjutkan hingga periode toleransi atau bahkan periode kejayaannya (glorifikasi). Sebuah buku yang mem­bahas secara mendalam tema yang sudah bukan lagi dianggap tabu dan layak mendapatkan kajian karena segi pentingnya.

Sebuah kajian yang mengasyikkan dan objektif tentang homo­seksualitas dari waktu ke waktu, glorifikasi hingga penindasannya, dan kelanjutannya hingga dipahami.

Colin Spencer adalah mantan penulis kronik gastronomi di “Gu­ardian”, Manchester. Ia pernah menulis beberapa buku tentang vegeta­risme selain menulis skenario untuk film bioskop dan televisi. Sekarang ia tinggal di Sussex.




Kata Pengantar  - v
Daftar Isi  - xi

Satu
Prasejarah dan Peradaban-Peradaban Primitif

Seksualitas pada Mamalia  - 2
Zaman Prasejarah  - 6
Hubungan Seksual Maskulin yang Dijadikan Ritual (3), Tentang Per-banci-an (Travestisme) (4)
Mitos Yunani  - 18
Penganut Matriarkat   - 19
Peradaban-Peradaban Pertama  - 20
Mesopotamia (20), Mesir (22), Cina (24)

Dua
Orang-orang Yunani dan Yahudi

Orang-orang Yunani   - 35
Creta (35),  Hikayat-hikayat Homerus (36), Puisi Liris (37), Wanita pada Zaman Yunani Klasik (38), Hedonisme (38), Biseksualitas (39), Etika ~  Cinta yang Pasif ~ Wanita-wanita yang Penuh Birahi
Orang-orang Yahudi   - 52
Tabu-tabu Besar ~ Naskah-naskah yang Krusial ~ Sodom dan Gomorrah ~ Kekasih-kekasih (Gelap) ~ Torah (Kitab Taurat)

Bab 3 : Kekaisaran Romawi, Negeri-Negeri Timur dan Orang-orang Kristen Pertama  - 69
Kekaisaran Romawi   - 69
Sebelum Lahirnya Yesus Kristus ~ Orang-orang Romawi ~ Seksualitas Maskulin di Romawi ~ Naiknya Stoiksme
Negeri-negeri Timur - 83
India ~ Cina pada Masa Dinasti Han ~ Jepang Kuno
Masa-masa Awal Penyebaran Agama Kristen  - 88

Bab 4 : Orang-orang Kelt (Celtik) , Feodalis dan Islam   - 99
Orang-orang Kelt (Celtik)  - 99
Selera Kaum Barbar   - 103
Suku-suku Jermania  - 104
Masyarakat Feodal di Masa Kuno  - 106
Islam - 110
Feodalisme yang Selanjutnya - 115
Abad Pertengahan  - 123
Proses Pengadilan para Pengikut Templier ~ Edward II dari Inggris ~ Pendapat-pendapat Menyesatkan (Bid’ah) yang Masih Ber­keliaran

Bab 5 : Eropa Abad Pertengahan dan Dunia-dunia Baru  - 137
Lahirnya Negara yang Homofobia  - 137
Seksualitas Slavia - 145
Platonisme selama Zaman Renaisans  - 148
Dunia-dunia Baru  - 157
Dinasti Yuan dan Ming di Cina  - 163

Bab 6 : Inggris pada Zaman Renaisans   - 167
Majikan dan Pelayannya  - 168
Tingkah Laku seperti Banci dan (cara Berpakaian) yang
Ganjil  - 172
Pédérastie atau Pelaku Sodomi?  - 176
Shakespeare dan Soneta-sonetanya  - 180
Dua Raja - 183
Siapa Sebenarnya yang disebut Pelaku Sodomi itu? - 187

Bab 7 : Puritanisme dan Berkembangnya Etika Kerja - 195
Para Reformis (Pembaru) yang Gigih  - 195
Para Penganut Puritanisme  - 200
Pengadilan Kerajaan dan Kaum Bangsawan yang Menyu­k­ai Kecabulan  - 204
Molly Houses - 218
Gender dan Kapitalisme  - 224

Bab 8 : Kalangan Elite dan Travestisme  - 229
Kalangan Kelas Atas di Inggris  - 229
Kalangan Aristokrasi Perancis  - 235
D’Éon Sang Kesatria Berkuda
Berkembangnya Travestisme  - 239
Di Atas Panggung Sandiwara
Seks dan Gender  - 249
Sodomi yang Dianggap Buruk  - 253

Bab 9 : Seksualitas dan Abad Pencerahan  - 257
Seksualitas di Tempat Terbuka  - 258
Jeremy Bentham (1748-1832)
Kejahatan yang Dilakukan Sendirian  - 263
Sebuah Klub di Universitas   - 265
Pemujaan Model Klasik  - 269
Negerinya Orang-orang Bebas   - 273
Phallus Menurut Pemahaman Pemuja Para Berhala  - 279
Sang Martir Romantis   - 288
Barat dan Timur   - 295

Bab 10 : Kerajaan dan Industri   - 299
Penindasan yang Tetap Berlanjut  - 301
Cinta yang Romantis  - 304
... dan Heroisme yang Altruistis  - 310
Tentang Sensor  - 312
Sang “Don Leon”
Seni Duplikasi (Meniru) pada Zaman Victoria  - 318
Kasus Boulton dan Park  - 322
Undang-undangnya  - 327 
Skandal Cleveland Street   - 331 
Oscar Wilde (1854-1900)  - 334

Bab 11 : Kolonisasi Melalui Ilmu Kedokteran   - 345
Sebuah Profesi yang Penuh Persaingan  - 345
Kemunduran dan Pengebirian   - 348
Berbagai Pemberontakan  - 354
Orang-orang Uranistik  - 366
Wanita yang  Sedang Berjuang   - 369
Kasus Eulenburg  - 375
Membunuh atau Menyembuhkan  - 383
Bab 12 : Perang dan Penindasan (Pengejaran)   - 389
Sikap Tidak Mau Tahu dan Penghinaan  - 389
Para Perintis (Pionir)  - 392
Nun Jauh di Barat Sana  - 399
Para Korban  - 401
Homo atau Bukan?  - 404
Politik pada Era Musik Jazz  - 411
Perang Dunia Kedua  - 420
Perlakuan yang Terus Berlanjut  - 425
Perburuan Terhadap Tukang-tukang Sihir  - 429

Bab 13 : Reformasi, Pembebasan dan Ketidaksetaraan   - 441
Menuju ke Reformasi  - 441
Front Pembebasan Gay  - 447
Seks dan Bisnis  - 453
Makhluk-makhluk Baru  Hasil dari ‘Kloning’  - 455
AIDS  - 457
Mereka yang Jauh dari Kota  - 462
Seksi ke-28  - 465
Panoramanya di  Seluruh Dunia - 469

Bab 14 : Analisis dan Refleksi   - 477
Cinta Anak Muda  - 478
Apollo  - 480
Nasib Kaum Wanita  - 481
Pemberontakan   - 484
Kelebihan Penduduk  - 487
Mengapa Homofobia?  - 488
Gender  - 491
Masa Depan  - 495