Tampilkan postingan dengan label Sufisme dan Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sufisme dan Agama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2016

Islam Bagi Kaum Tertindas



Penulis : Ki H. Ashad Kusuma Djaya
Tebal : viii + 192 halaman.

Ukuran Buku : 12,0  19,5 cm

Harga : Rp 40.000,-
 



Tidak ada daerah di bumi ini sekarang ini yang benar-benar bebas dari penindasan. Tempat yang tak ada penindasan itu hanya ada di sorga, bukan di bumi ini. Kenyataan itu menjadikan pesan Islam agar orang-orang beriman menjadi penegak keadilan masih berlaku untuk sekarang ini dan di mana saja. Perjuangan melawan penindasan sebagaimana digambarkan dalam misi diturunkannya Muhammad saw. Sebagai rahmatil ‘alamin tidak akan berhenti sampai hari kiamat. Takdir orang-orang beriman adalah berjuang untuk menegakkan keadilan, membela kaum tertidas. Buku ini ditulis sebagai ajakan untuk terus berjuang. Menurunkan kajian dari ranah teokogi hingga masuk ranah keilmuan sosial.     

Kamis, 03 September 2015

Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah

Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah: 
Menggerakkan Dakwah Akar Rumput Di Era Industri Lanjut 
karya H. Ashad Kusuma Djaya 
Pengantar DR H Haedar Nashir, M.Si. (Ketua Pimpunan Pusat Muhammadiyah)
Prolog DR Syarifuddin Jurdi, M.Si. (Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang & Ranting PP Muhammadiyah)
Tebal: xxxii + 152 halamanUkuran: 14,5 x 21 CM

Harga Rp 37.500,- 


Dalam keseluruhan hal itulah, buku Ashad Kusuma Djaya ini menjadi sangat penting dan strategis bagi proses penjabaran gagasan GJDJ yang telah lama dirumuskan, melalui buku ini, Ashad menawarkan bagaimana pembentukan, pemetaan dan pembinaan umat yang dikelompokkan berdasarkan kecendrungan jama’ahnya, bisa membentuk jama’ah berdasarkan hobi; Jamaah berdasar profesi; Jamaah berdasar kewilayahan; Jamaah terkait Pengajian/ideologi (DR Syarifuddin Jurdi).

Selasa, 10 Februari 2015

Jalaluddin Rumi : Kearifan Cinta (Renungan Sufistik Sehari-hari Kutipan Fihi Ma Fihi)



Jalaluddin Rumi : Kearifan Cinta
(Renungan Sufistik Sehari-hari Kutipan Fikinag Fiki)

Pengantar         : Dr. Abdul MUnir Mullham
Ukuran Buku   : 12  x  19,5 cm
Tebal                 : xxvi + 202 Halaman


Cinta dalam terminology Rumi, menyembuhkan kebanggaan dan kesombongan, serta obat bagi seluruh kelemahan diri.
R.A. NICHOLSON

Ketika dunia peradaban manusia yang kini mulai memasuki tahapan global dan terperangkap pada materialism dengan segala bentuk kebaruannya, jalan sufi itu menjadi penting untuk dipertimbangkan.

Suatu jalan sufi yang mungkin bisa membawa pembebasan peradaban dunia yang serba penuh kerakusan, ketidakjujuran, dan penindasan satu atas yang lain. Namun penting disadari bahwa jalan sufi bukanlah jalan yang anti segala hubungan bendawi, melainkan sebuah jalan pembebasan….
Sebagian dari sekian banyak karya-karya Rumi itu kini hadir kehadapan pembaca melalui buku suntuingan terjemahan ini.

Selamat membaca dan menikmati kehalusan, kesyahduan sekaligus keperkasaan cinta yang jauh melampaui segala batas cinta keduniaan.
DR. ABDUL MUNIR MULKHAN

Buku ini mengemas Fihi ma Fihi Rumi menjadi renungan sunfistik sehari-hari. Hendak mengisi ruangan jiwa manusia yang sekian lama kering oleh peradaban yang dibangun dengan kedangkalan nilai.

Jalaluddin Rumi : Kisah Keajaiban Cinta (Renungan Sufistik Mutiara Diwan-I Syams-I Tabriz)



Jalaluddin Rumi : Kisah Keajaiban Cinta
(Renungan Sufistik Mutiara Diwan-I Syams-I Tabriz)

Prolog               : KHA Mudjab Mahaei
Epilog                : Prof. Dr. Simah
Ukuran Buku   : 12  x  19,5 cm
Tebal                 : xxvi + 246 Halaman


Diwan adalah pantulan dari kilauan cahaya kehidupan Spiritual Rumi. Setiap puisinya merupakan gambaran simbolis kondisi sufistik yang dialami dalam mencapai jalan menuju Tuhan.
(William C. Chittik)

Diwan berisi sejumlah sajak-sajak yang sangat indah dan dalam. Ia melukiskan peranan guru spiritual dan hubungan guru-murid dalam sufi.
*Sayyid Husein Nasr)

Hubungan Rumi dengan sahabat yang sekaligus gurunya Syams-al Dien at-Tabriz adalah kisah Keajaiban Cinta yang melahirkan ungkapan-ungkapan kearifan sufistik. Ia menggambarkan jalan pencapaian Tuhan dan kearifan hidup dalam keindahan puitis yang tak terkira. Maka rasakan indahnya cinta dan kearifannya. Nikmatilah sentuhannya.

Buku ini mengemas Diwan-i Syamsi-i Tabriz dalam bentuk Renungan Sufistik. Hendak menebus zaman yang beku oleh kuasa materialism Dir’aun. Buku ini menawarkan tongkat kearifan Musa untuk meluluhlantakkan kedzaliman, baik dalam diri maupun di luarnya.